Dahlan Iskan Lantik Dirut PLN
Selasa, 01 November 2011 11:59 WIB
TERKAIT
Dahlan Iskan Lantik Dirut PLN
PLTU Asam-Asam II Beroperasi Januari 2012
Pekan Depan PLN Miliki Dirut Baru
JAKARTA--MICOM: Menteri Badan Usaha Milik Negera (BUMN) Dahlan Iskan melantik Nur Pamudji sebagai Direktur Utama PLN yang baru di Gardu Induk Karet, Jakarta Pusat.
Dalam pelantikan yang dilangsungkan pada Selasa (1/11), turut hadir pula Menteri ESDM Jero Wacik, pejabat eselon satu Kementerian ESDM, dan Kementerian BUMN.
Dahlan mengatakan, alasan pelantikan berlangsung di gardu induk karena merupakan salah satu objek vital dalam penyaluran listrik kepada para pelanggan.
"Lokasi ini juga sesuai dengan tema PLN yakni Bekerja, Bekerja, Bekerja," katanya.
Dalam acara pelantikan diundang pula para operator yang bekerja di gardu induk listrik.
Nur Pamudji yang sebelumnya Direktur Energi Primer PLN ditetapkan sebagai Dirut PLN sesuai Keputusan Menteri BUMN Nomor KEP-224/MBU/2011 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi PLN tertanggal 31 Oktober 2011. Keputusan itu juga menetapkan perampingan jumlah Direksi PLN dari sebelumnya 10 menjadi 9 orang.
Dalam surat keputusan tersebut, dua nomenklatur jabatan Direktur PLN diubah yakni Direktur Perencanaan dan Teknologi menjadi Direktur Konstruksi dan Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko menjadi Direktur Perencanaan dan Manajemen Risiko.
Sedang, nama jabatan tujuh direktur lainnya tetap, yakni Direktur Utama, Direktur Keuangan, Direktur Operasi Jawa-Bali, Direktur Operasi Indonesia Barat, Direktur Operasi Indonesia Timur, Direktur Pengadaan Strategis, dan Direktur SDM dan Umum.
Atas perubahan nomenklatur itu, Menteri BUMN menetapkan Nasri Sebayang yang sebelumnya menjabat Direktur Perencanaan dan Teknologi menjadi Direktur Konstruksi dan Murtaqi Syamsuddin menjadi Direktur Perencanaan dan Manajemen Risiko dari sebelumnya Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko. (Ant/wt/X-12)
Dalam pelantikan yang dilangsungkan pada Selasa (1/11), turut hadir pula Menteri ESDM Jero Wacik, pejabat eselon satu Kementerian ESDM, dan Kementerian BUMN.
Dahlan mengatakan, alasan pelantikan berlangsung di gardu induk karena merupakan salah satu objek vital dalam penyaluran listrik kepada para pelanggan.
"Lokasi ini juga sesuai dengan tema PLN yakni Bekerja, Bekerja, Bekerja," katanya.
Dalam acara pelantikan diundang pula para operator yang bekerja di gardu induk listrik.
Nur Pamudji yang sebelumnya Direktur Energi Primer PLN ditetapkan sebagai Dirut PLN sesuai Keputusan Menteri BUMN Nomor KEP-224/MBU/2011 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi PLN tertanggal 31 Oktober 2011. Keputusan itu juga menetapkan perampingan jumlah Direksi PLN dari sebelumnya 10 menjadi 9 orang.
Dalam surat keputusan tersebut, dua nomenklatur jabatan Direktur PLN diubah yakni Direktur Perencanaan dan Teknologi menjadi Direktur Konstruksi dan Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko menjadi Direktur Perencanaan dan Manajemen Risiko.
Sedang, nama jabatan tujuh direktur lainnya tetap, yakni Direktur Utama, Direktur Keuangan, Direktur Operasi Jawa-Bali, Direktur Operasi Indonesia Barat, Direktur Operasi Indonesia Timur, Direktur Pengadaan Strategis, dan Direktur SDM dan Umum.
Atas perubahan nomenklatur itu, Menteri BUMN menetapkan Nasri Sebayang yang sebelumnya menjabat Direktur Perencanaan dan Teknologi menjadi Direktur Konstruksi dan Murtaqi Syamsuddin menjadi Direktur Perencanaan dan Manajemen Risiko dari sebelumnya Direktur Bisnis dan Manajemen Risiko. (Ant/wt/X-12)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar